8 Langkah penting saat mulai belajar menyetir
badge image
Dirating oleh: nasabah

4.7

Halo! Reiny Ardeiny, S.E. siap membantu Anda

x Tutup

8 langkah penting saat mulai belajar menyetir

Ah, jalanan yang terbentang luas, kebebasan mengendalikan mobil dari balik kemudi...rasanya menyenangkan sekali begitu kamu sudah berhasil mendapatkan SIM dan akhirnya bisa menyetir kemana-mana sendiri! Nah, bagi pengemudi newbie alias yang baru saja lulus ujian SIM, enam bulan pertama itu merupakan waktu dimana kamu harus ekstra hati-hati dan selalu waspada, karena pengemudi newbie lebih rawan kecelakaan dibandingkan pengemudi yang sudah berpengalaman.


Biar aman, bila kamu harus bepergian di malam hari, lebih baik pilih untuk naik taksi atau bis ketimbang memaksakan diri untuk menyetir.

Tapi, tak perlu kuatir! Selama kamu mengikuti dasar-dasar petunjuk keamanan, pengemudi newbie-pun dapat selalu berkendara dengan aman dan track record tetap bersih dari kecelakaan. Selamat mengikuti petunjuk-petunjuk di bawah, ya!

Oh ya, kalau kamu ternyata pengemudi berpengalaman dan kebetulan punya teman, adik, keponakan atau bahkan anak remaja yang baru belajar menyetir, tips-tips ini juga bisa di-share, lho. Sharing is caring!

1. Awasi selalu blind spot-mu


Kamu nggak bisa melihat mobil yang menyalipmu dari belakang atau motor yang tiba-tiba muncul dan langsung mepet di sebelah mobilmu? Memang ada alasannya "blind spot" disebut "blind spot", yang secara harafiah bisa kita artikan sebagai "titik buta". "Blind spot" adalah area di antara penglihatanmu ke arah depan dan apa yang kamu bisa lihat dari kaca spion atau cermin depan mobil, juga termasuk area yang tertutup oleh mobilmu bila kamu melihat ke arah cermin mobil. Setiap kendaraan punya "blind spot" yang berbeda-beda, maka, untuk amannya, selalu lihat ke belakang sebelum membelok, berpindah lajur atau meninggalkan rumah. 

Ingin mendapatan saran tentang kebutuhan masa depan Anda?

Terimakasih Anda telah berminat!

Saya akan mengontak Anda.

2. Pintar-pintar cari lajur

Saat kamu masuk ke dalam lajur di jalan raya, sesuaikan kecepatanmu dengan mobil-mobil di sekitarmu - jangan ngebut, ya! Pastikan kamu berada di lajur yang tepat dan mengatur kecepatan mobil dengan tepat, senyamannya bagi kamu untuk menyetir dengan rasa aman dan tenang, dan jangan lupa, selalu kasih lampu sen saat berpindah lajur.

3. Memahami persyaratan keamanan kendaraan

Sekali setahun, sebaiknya kamu masukkan mobil ke bengkel untuk cek keadaan mobil secara menyeluruh - apakah semua masih baik-baik saja? Apakah standar keamanan mobil masih bagus? Masih layakkah mobilmu untuk melaju di jalan raya? Buat reminder di kalender smartphone-mu untuk menandai jadwal cek mobil tahunan, dan jangan ragu-ragu untuk langsung ke bengkel bila kamu merasa ada yang aneh dengan mobil.

4. Hindari menyetir larut malam

Jarak pandang yang sangat pendek, jalanan yang gelap, kelelahan dan ngantuk...wah, banyak sekali alasan kenapa sebaiknya kamu jangan menyetir di saat hari sudah larut malam. Biar aman, bila kamu harus bepergian di malam hari, lebih baik pilih untuk naik taksi atau bis ketimbang memaksakan diri untuk menyetir, ya.

5. Jangan membawa terlalu banyak penumpang

Ditebengi oleh kawan-kawan sepertinya menyenangkan, tapi, ada tapinya nih, banyak kecelakaan yang terjadi saat pengemudi newbie lengah dan kurang konsentrasi - nah, kalau kamu membawa banyak penumpang, apalagi teman-teman, kemungkinan besar kehadiran mereka akan mengganggu konsentrasimu dengan ajakan ngobrol saat kamu sedang menyetir. Jadi, teman-teman boleh nebengnya kalau kamu sudah jago nyetir saja, ya!

6. Cari jalan yang familiar dan rute lebih pendek

Bila kamu baru saja bisa menyetir, sebaiknya kamu tetap stick dengan jalan-jalan sekitar rumah dan jarak tempuh yang lebih pendek - sementara, nggak usah nyetir jauh-jauh dulu, deh.

7. Switch smartphone-mu ke silent mode

Sekali lagi, konsentrasi itu sangat penting untuk pengemudi newbie. Ngobrol di telepon, meski dengan bantuan hands-free sekalipun, tetap bisa membuyarkan konsentrasi, jadi, saat kamu baru mulai bisa menyetir, jauhkan smartphone dari jangkauanmu. Switch saja ke mode "Do Not Disturb" atau "Silent", jadi, ketika kamu sedang butuh fokus ke jalanan saat menyetir, nggak akan ada gangguan dari telepon, SMS, pesan dari Whatsapp, atau bahkan notifikasi dari media sosial yang nggak penting.

8. Tetap konsentrasi full!

Pakai makeup saat mobil sedang berhenti di lampu merah, membetulkan tatanan rambut, mengubah-ubah frekuensi radio...multitasking sih boleh aja, tapi jangan dilakukan saat kamu sedang berada di posisi pengemudi mobil, ya! Usahakan mata tetap fokus pada jalanan dan jauhi semua hal yang bisa membuat kamu lengah. Oh ya, penting juga untuk menggunakan semua indramu saat menyetir - penglihatan DAN pendengaran - jadi, hindari musik yang terlalu keras, talkshow di radio yang distracting, dan sekali lagi, jangan mengobrol atau bertelepon - karena ini semua bisa membuat kamu tak mendengar klakson mobil di belakang atau suara pejalan kaki yang berteriak menyuruhmu untuk stop.