5 Cara Cerdas Membuat Anggaran Keuangan
badge image
Dirating oleh: nasabah

4.7

Halo! Reiny Ardeiny, S.E. siap membantu Anda

x Tutup

5 Cara Cerdas Membuat Anggaran Keuangan

Dunia masa kini memang konsumtif. Godaan datang dari berbagai penjuru, dalam bentuk HP atau gadget keluaran terbaru, tujuan liburan dan wisata yang makin Instagrammable dan kekinian, plus baju, sepatu, kosmetik dan segala macam barang lainnya yang bisa dibeli di OLS. Makin sulit rasanya untuk tidak besar pasak daripada tiang. Pintar-pintarlah mengatur keuangan, apalagi bila kamu punya rencana yang butuh biaya besar seperti mulai kuliah kembali, rencana menikah, atau ingin menabung demi membeli rumah.


Cobalah untuk jujur pada diri sendiri - apakah pembelian sesuatu itu merupakan KEBUTUHAN, ataukah hanya KEINGINAN, apalagi HIBURAN?

Ikuti lima langkah ini untuk pintar-pintar mengatur keuangan agar bisa hidup nyaman dan berkecukupan.

1. Memahami pengeluaran

Kamu takkan bisa merencanakan sebuah perjalanan tanpa mengetahui darimana titik awalnya. Maka, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat daftar dari SEMUA pengeluaranmu - setiap tagihan dan bon pembelian apapun sampai dengan yang sekecil-kecilnya, baik itu untuk makan di restoran ataupun saat berbelanja pakaian - simpan dan catat agar kamu tahu berapa banyak yang kamu keluarkan dan untuk apa saja, setiap bulannya.

Ingin mendapatkan saran tentang kebutuhan keuangan Anda?

Terimakasih Anda telah berminat!

Saya akan mengontak Anda.

2. Buat prioritas

Banyak cara untuk mempertimbangkan apakah suatu pengeluaran adalah kewajiban mutlak, atau apakah hal tersebut tidak benar-benar perlu. Ini tiga kategori yang kami sarankan untuk membuat prioritas saat mengeluarkan uang:

Kebutuhan: Hal-hal yang kamu butuhkan untuk hidup, atau pengeluaran yang sudah pasti harus dilakukan. Belanja makanan, bayar cicilan rumah atau sewa apartemen, cicilan pinjaman - contoh beberapa pengeluaran mutlak bulanan. (Coba untuk realistis ya, kamu memang butuh makan, tapi tak perlu harus selalu di restoran mahal, kan?)

Keinginan: Hal-hal yang membuat hidupmu jadi lebih menyenangkan, tapi tidak benar-benar perlu. Contohnya, baju, sepatu atau tas baru.

Hiburan: Hal-hal yang kamu suka, tapi tak perlu diprioritaskan - dan, konsekuensinya, boleh sekali-kali saja. Contohnya, pergi liburan ke Eropa.

Cobalah untuk jujur pada diri sendiri - apakah pembelian sesuatu itu merupakan KEBUTUHAN, ataukah hanya KEINGINAN, apalagi HIBURAN?

3. Lunasi semua hutang dan pinjaman

Bila kamu punya hutang atau pinjaman, coba untuk lunasi secepat mungkin - lebih cepat, lebih baik. Bila tidak, pastikan kamu membayar dengan tepat waktu sampai selesainya masa cicilan, dengan sistem debet otomatis saat menerima gaji, jadi semua angsuran langsung terbayar dan uangnya takkan terpakai untuk hal lain di luar kewajiban. Dirimu di masa depan akan berterimakasih untuk hal ini.an listrik). Lebih baik lagi, manfaatkan waktu bebas gadget ini untuk bermain, membaca dan mengobrol dengan anak-anakmu.

4. Buat rencana

Bandingkan pendapatanmu dengan Kebutuhan, Keinginan dan Hiburan. Bila pengeluaranmu ternyata lebih besar daripada gaji atau pemasukan, cara termudah adalah dengan mengorbankan kategori Hiburan. Bila perlu, sekalian saja stop beberapa hal dari kategori Keinginan. Kelak, kamu akan bersyukur sudah melakukan ini.

5. Gunakan bantuan teknologi

Ada beberapa aplikasi yang mempermudah kamu mengatur keuangan. Beberapa aplikasi gratis yang kamu butuhkan untuk mengatur pengeluaran bisa dilihat disini. Selain itu, kamu juga bisa membaca tips-tips penting di website Sikapi Uangmu - tonton video Literasi Keuangan sebagai langkah awal belajar untuk mulai mengatur finansial pribadimu.

Selamat membuat budget!