Cegah kanker dan perbaiki mood dengan vitamin D
badge image
Dirating oleh: nasabah

4.7

Halo! Reiny Ardeiny, S.E. siap membantu Anda

x Tutup

Cegah Kanker dan Perbaiki Mood dengan Vitamin D

Memperkuat tulang, membuat mood jadi bagus, dan bahkan mencegah kanker.  Inilah beberapa alasan mengapa Vitamin D disebut sebagai "nutrisi sinar matahari". Sayangnya, agak sulit untuk mendapatkan dosis yang dianjurkan setiap harinya, meski kita berada di negara tropis - apalagi dengan datangnya musim hujan yang kembali di akhir tahun! Simak beberapa langkah mudah berikut supaya kamu selalu mendapat asupan vitamin D yang cukup dalam keadaan cuaca apapun, sehingga tubuh dan otak tetap mendapat nutrisi yang cukup. 


Memperkuat tulang, membuat mood jadi bagus, dan bahkan mencegah kanker. Inilah beberapa alasan mengapa Vitamin D disebut sebagai "nutrisi sinar matahari".

Vitamin D itu apa, sih?

Vitamin D mengatur jumlah kalsium di dalam darah, tulang dan usus - selain itu, vitamin ini juga berguna untuk meningkatkan jumlah sel-sel fosfat dalam tulang. Vitamin D merupakan satu-satunya vitamin yang dihasilkan oleh tubuh manusia secara alami, saat berada di bawah cahaya matahari. Memang, cara terbaik mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, adalah dengan berdiri di bawah cahaya sang surya, tak seperti vitamin-vitamin lainnya yang harus dikonsumsi lewat jalur makanan. Vitamin D juga satu-satunya vitamin yang dirubah tubuh menjadi hormon Vitamin D aktif, atau bahasa yang lebih ilmiahnya: kalsitriol.

Ingin mendapatkan saran tentang kebutuhan asuransi kesehatan Anda?

Terimakasih Anda telah berminat!

Saya akan mengontak Anda.

Mengapa kita butuh vitamin D?

Manusia butuh vitamin D untuk menjaga tulang, gigi dan otot tetap sehat. Selain itu, vitamin D juga dikaitkan dengan peningkatan rasa nyaman atau istilah dalam bahasa Inggrisnya, "mental well-being". Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat mengakibatkan beberapa jenis kanker, penyakit jantung dan diabetes tipe 1. Bila kamu terus-menerus terserang flu dan demam, merasa lelah, depresi ringan atau merasa sakit di punggung, tulang atau otot (khususnya osteoporosis atau artritis / pembengkakan sendi), menambah dosis vitamin D bisa membantu mengatasinya, meski kamu tetap harus berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pengobatan klinis secara menyeluruh dan lengkap.

Bagaimana cara mendapat asupan vitamin D lebih banyak?

Mudah sekali - cukup keluar rumah lebih sering! Apakah itu keluar rumah saat lari pagi atau ngopi sore, atau boleh juga kalau di akhir pekan kita sering-sering ikut car free day, pokoknya, jangan lupa keluar rumah paling tidak sekali sehari.

Iya sih, saat ini sedang musim hujan, tapi hujan juga nggak turun 24 jam juga kan? Bila hujannya awet, tambah waktu keluar rumah menjadi dua kali lipat esok harinya saat udara sudah cerah dan matahari kembali bersinar terang. Jangan lupa tetap pakai krim sunscreen dengan SPF minimal 30 ya, apalagi Indonesia berada tepat di titik katulistiwa, dimana sinar matahari memancar paling kuat dan tingkat panasnya juga lebih tinggi dibanding negara-negara non-tropis. Habiskan kira-kira 20-25 menit untuk aktivitas di luar ruangan setiap hari, dengan waktu terbaik untuk keluar rumah di pagi hari, sesaat setelah matahari terbit di jam 6 pagi hingga jam 10 pagi, atau di sore hari di atas jam 4 sore.

Nah, bila kamu hanya punya waktu untuk beraktivitas di bawah sinar matahari saat weekend saja, maka pola makan yang kaya vitamin D juga bisa membantu menambah asupan vitamin D. Contoh makanan yang mengandung vitamin D, misalnya ikan dengan lemak sehat seperti salmon, lalu telur, yogurt, oatmeal dan tahu.

Selain itu, bila kamu riskan kekurangan vitamin D, tambahkan suplemen makanan ke konsumsi harianmu. Siapa saja yang riskan kekurangan vitamin D? Selain orang yang jarang beraktivitas di luar ruangan, seperti karyawan kantoran atau para manula, anak-anak di bawah usia 4 tahun, wanita hamil dan orang-orang yang berkulit gelap juga termasuk ke dalam kategori riskan defisiensi vitamin D.